FANDOM


Berikut ini adalah transkrip untuk episode "Gown and Out".

Transkrip

Episode ini dimulai di Royal Woods Elementary, di mana mereka menjadi tuan rumah Little Miss Royal Woods Pageant.

Cheryl: "Selamat datang kembali di Kontes Kecantikan Royal Woods. Selanjutnya, kita saksikan ajang adu bakat bersama Lola Loud dan tarian pita terkenalnya!

Sorotan bersinar di Lola saat dia memutar pita di udara.

Lola: "Ini Lola."

Dia melakukan tarian pita saat keluarganya bersorak untuknya.

Lincoln: "Lihat bagaimana pitanya tidak menyentuh lantai. Anak profesional sejati."


Bagian wawancara

Cheryl: "Bagaimana kau menjelaskan kecantikan sejati?"

Lola: "Bagiku, kecantikan sejati artinya berambut besar dan hati yang lebih besar."

Orang banyak: [tersentuh] "Ohhhhhh!"

Lincoln: "Ya! Keseimbangan sempurna antara lancang dan baik."

Lynn: "Baiklah, bagaimana kau mengetahuinya?"

Lincoln: "Kau tidak ingat saat aku pelatih kontes kecantikan si kembar?" [memperhatikan sesuatu] "Ssst! Pengumuman pemenangnya!"

Cheryl: "Dan Ratu Kecantikan Royal Woods berikutnya adalah...!" [Penonton terengah kaget] "Sudah kalian tebak." [Penonton terengah-engah lagi] "Lola!"

Lola: [terkejut] "Apaaa?"

Cheryl menempatkan mahkota di atas kepala Lola saat penonton bersorak.


Di belakang panggung, Lola bertemu dengan keluarganya.

Rita: "Oh, kami merasa sangat bangga padamu, sayang!"

Lola: "Terima kasih, semuanya. Hehe. Itu bukan apa-apa."

Cheryl: [datang dengan beberapa kertas] "Aku punya kabar menyenangkan, nona. Gelar ini membuatmu memenuhi syarat untuk Kontes Kecantikan Michigan Tenggara!"

Lola: [terkejut mendengar ini] "Apa? Kontes kecantikan wilayah? Aku belum pernah berkompetisi di tingkat itu."

Cheryl: "Kemasi barangmu! Karena itu diadakan akhir pekan depan!"

Lola: "Wow!"

Lynn Sr.: "Pekan depan? Ah, ayah ada lokakarya kue."

Rita: "Dan ibu ada konferensi kesehatan gigi."

Lola: "Tapi, tapi ini kesempatan pertamaku di acara besar!"

Rita dan Lynn Sr. kemudian memikirkan sesuatu dan memandang Lori.

Lori: [Memegang ponselnya] "Kalian menatapku? Aku bisa merasakan kalian menatapku. Ah, dengar, jangan tersinggung, tapi menjadi pendamping ratu kecantikan bukanlah rencana akhir pekanku."

Rita: "Bagaimana kalau kami berikan paket spa? Hmm?"

Lori: "Kita benar-benar sepakat."

Lola: [bersorak untuk ini dan memeluk Lori] "Terima kasih, Lori!"


Akhir pekan berikutnya datang dengan Lori dan Lola di Caribou Suites Hotel. Lori membawa koper Lola.

Lola: "Lola Loud, mendaftar untuk Kontes Kecantikan Michigan Tenggara." [Memperhatikan peserta kontes lainnya mengirim SMS di ponsel mereka.] "Hai, aku Lola. Berkompetisi di acara besar itu menyenangkan ya?" [terkekeh]

Chinah: "Ya, tidak semenyenangkan kejuaraan nasional tahun lalu. Tapi bisa menyenangkan. Hai, aku Chinah, [menghela napas] dengan dua H."

Jackie: "Dia memegang rekor gelar terbanyak sebelum berusia 7 tahun."

Chinah: "Oh, itu bukan apa-apa. Jackie pernah tampil di iklan pasta gigi."

Jackie menunjukkan gigi putihnya yang seperti mutiara.

Claudette: "Dan namaku Claudette."

Lola: "Wow! Apa payet itu kristal Prancis?"

Claudette: "Oui. Semua gaunku dibuat di Paris. Punyamu juga kan?"

Lola: [terkekeh gugup]

Lori: "Ayo, Lola. Sudah kudapatkan kunci kamarnya."

Lola: "Hehe, astaga. Aku harus bergegas." [kabur] "Baiklah, tetap tenang, Lola. Hanya karena mereka punya gaun mewah, gigi berkilau, dan nama berhuruf ekstra bukan berarti kau tidak bisa bersaing dengan mereka, hehe!" [Erangan sementara Lori berjuang untuk membawa koper, dan akhirnya tersandung mundur.]


Lola dan Lori berada di luar panggung tempat gladi.

Lori: "Ya, semoga sukses di gladi. Kau tidak membutuhkannya."

Lola: "Terima kasih, kak. Nikmati spa-mu."

Lori: "Oh, percayalah. Menikmati." [Adegan berubah padanya di spa] "Jadwal penuh apa maksudnya? Tolong masukkan aku? Pemijat terburuk kalian aku terima."

Petugas Spa: "Hmm, sayangnya Greg juga sibuk. Ada 12 ibu ratu kecantikan yang meminta pijat jaringan dalam."

Lori: [menghela napas] "Ya, aku mengerti. Tidak masalah. Akan aku coba lagi besok."

Ibu Ratu Kecantikan: "Aduh! Greg, itu limpaku!"

Kembali dengan Lola...

Pembawa Acara: "Selanjutnya, adu bakat! Jackie, ayo lihat latihan gimnastik-mu."

Lola: "Oh, hehe, berguling. Manisnya."

Pembawa Acara: [Jackie memulai latihannya] "Dan dia beraksi! Gerakan ayunan raksasa dengan pelepasan penuh! Dia berputar 360 derajat lalu separuh berputar dengan lompatan meluncur dan berdiri dengan tangan!"

Lola: [Terengah kaget]

Jackie: "Ee, bukan yang terbaik."

Pembawa Acara: "Selanjutnya, Lola akan menampilkan...Oh, e-e tari pita. Manisnya."

Lola dengan gugup berjalan dengan pita, yang terjepit di lantai, mengirimnya terbang mundur.


Kemudian...

Pembawa Acara: "Sebutkan apa kejadian paling penting dalam sejarah manusia?"

Chinah: "Pertanyaan yang bagus! Itu tergantung apakah kita menggunakan pendekatan sosial-ekonomi atau geopolitik."

Lola: [memutuskan untuk menyelamatkan setelah mendengar ini.] "Ahhh, permisi! Permisi!"


Lori menyaksikan The Dream Boat di kamar hotel ketika Lola datang.

Lori: "Hai, ratu kecantikan. Bagaimana gladinya? Apa kau berhasil?"

Lola: "Ee...ya. Kau tahu itu. Aku pasti menang. Ee...Akan kuuapkan pori-poriku untuk besok."

Lola berjalan ke kamar mandi, menyalakan wastafel, dan meranggas di bak mandi ketika ia memanggil Lincoln di ponselnya.

Lincoln: "Lola, ada apa? [terengah-engah] Rambutmu gagal total?"

Lola: "Tidak, bukan rambutku. Tapi para kontestan lain. Mereka... em..." [berbisik ke telepon.]

Lincoln: "Apa katamu?"

Lola: "Mereka... LEBIH BAIK dariku! Bagaimana jika aku tidak menang? Bagaimana jika aku kaaa... kaaaa..." [mulai mual] "Aku bahkan tidak bisa mengucapkannya tanpa mual!"

Lincoln: "Lola, kau tidak akan kalah! Kau ratu kecantikan sejati! Pastikan kau tidur cepat malam ini, dan ingat jangan bangun dengan mata bengkak."

Lola: "Ya, ya..." [mengambil celak dan mendapat ide.] "Atau mungkinkah...?"


Keesokan paginya, Lori bangun dari tidurnya.

Lori: [menguap, tetapi kemudian melihat Lola pura-pura sakit.] "Ah!" [terengah-engah] "Lola! Ada apa?"

Lola: [pura-pura batuk dan meniru suara serak.] "Entahlah. Tapi aku merasa tidak enak badan, tapi, kontesnya harus berlangsung."

Lori: [meletakkan Lola mundur] "Wow, wow, wow. Sudah jelas kau sakit. Maafkan aku, Lola, aku tahu kau sangat ingin berkompetisi tapi, kau tidak bisa."

Lola: [menghela napas] "Tidak apa-apa. Aku akan melupakannya, suatu hari nanti." [ekspresinya berubah menjadi nada bahagia.] "Ya, nikmati spa-nya."

Lori: "Ssst, lupakan spa. Aku akan tetap di sini. Mungkin hari saudari yang seru akan menghiburmu."

Lola: "Apa?! Tidak! Kau tidak perlu melakukannya."

Lori: "Aku memang tidak perlu, tapi aku mau. Sekarang, kau duduklah. Aku ke toko kado untuk persediaannya."

Lola merintih


Kemudian, tempat tidur Lola penuh sesak dengan balon dan bunga berbentuk hati. Lori masuk.

Lori: "Aku kembali~." [terkesiap] Oh, bagus, bunga dan balonnya sudah datang. Pertama, perawatan kuku. Aku punya karang dan busa, kau pilih duluan."

Lola: "Wow, ini adalah merek mewah."

Lori: "Apa artinya uang saat adikmu sakit?"

Lola: "Aah."

Lori: [di telepon] "Pelayanan kamar? Aku mau dua biskuit keping cokelat. Tolong hangat, dengan susu terdingin ya."

Lola: "Tapi harga biskuit itu $5,95!"

Lori: "Harus kuapakan lagi hasil kerja keras mengasuh bayiku?"

Lola menatap sedih.


Lori: "Dan, pemenang Kontes Kecantikan Ruam Kulit Jelek adalah... Nona Lola Loud!" [bernyanyi] "Oh, Nona Ruam Kulit Jelek." [meniru suara instrumen]

Saat itu, Lola mulai menangis, tidak dapat mengambil ini lagi.

Lori: "Lola! Ada apa? Apa kondisimu semakin buruk?"

Lola: "Tidak, aku tidak punya kondisi, kecuali menjadi orang payah itu termasuk. Aku tidak sakit. Aku memalsukan semua riasan ini untuk mundur dari kontesnya." [mengendus]

Lori: "Tapi kenapa? A-aku tidak mengerti."

Lola: [duduk di tempat tidur] "Ya, aku belum pernah bertanding di tingkat ini, dan anak lainnya sangat berbakat. Aku tidak bisa membayangkan kalau ka..." [hampir muntah]

Lori: "Kalah?"

Lola: "Ya, itu benar. Maaf aku berbohong. Aku mengerti jika kau marah."

Lori: [duduk di sebelahnya] "Sebenarnya, Lols, aku tidak marah."

Lola: "Benarkah?"

Lori: "Benar, aku mengerti. Aku hampir melewatkan pesta penyambutan alumni karena aku khawatir tidak akan jadi ratu." [Kilas balik Lori hari itu di kamarnya tampak sedih di depan cerminnya, dia kemudian melihat ke bajunya.] "Tapi... akhirnya, aku terima saja, pakai gaunku, dan tetap pergi." [Mengambil gaunnya. Akhir dari kilas balik.] "Dan aku senang aku tetap pergi."

Lola: [Sedikit bingung] "Tapi, kupikir Carol Pingrey menjadi ratu penyambutan alumni?"

Lori: "Oh, memang benar," [Kilas balik pada saat Carol menerima mahkotanya, dan Lori melihatnya dengan kekecewaan.] "dan awalnya sangat menyakitkan." [Saat itu, Bobby Beruangku kesayangannya menawarkan tangannya.] "Tapi, jika aku tidak pergi, aku akan melewatkan malam yang luar biasa." [Bobby menarik Sayang kesayangannya ke lantai dansa dan keduanya memiliki malam yang luar biasa. Akhir dari kilas balik.] "Kompetisinya akan semakin berat saat kau semakin dewasa, tapi jangan biarkan itu mencegahmu-"

Lola: [Menyelesaikan kalimat Lori] "Melakukan hal yang membuatku bahagia."

Lori: "Tepat sekali! Jadi bagaimana? Kau masih mau melakukannya?"

Lola: [Menyesal] "Ya, tapi sudah terlambat, kontesnya dimulai sepuluh menit lagi dan lihat aku, aku tampak benar-benar kacau."

Lori: "Jangan khawatir, akan aku panggil ahlinya." [Menarik keluar ponselnya, dan memanggil cepat anak lelaki dengan rambut putih.]

Lincoln: "Baiklah Lori, ambil penghapus riasan, yang mengandung ekstrak teh hijau, jangan sampai kulitnya iritasi saat ini."

Lori: [Mengikuti petunjuk Lincoln] "Yang mengandung ekstrak teh hijau, sudah."

Lincoln: "Dan, mulai panaskan pengeriting rambut sekarang juga." [Lori melakukannya, tetapi Lincoln mengerang.] "Laras dua setengah sentimeter, bukan delapan, kau sudah pernah ditata dengan panas?"


Malam itu di kontes.

Pembawa Acara: "Para hadirin, selamat datang di Kontes Kecantikan Michigan Tenggara." [Mulai bernyanyi] "Gadis cantik, kubicarakan gadis cantiiiik." [Di belakang panggung, Lola gemetar ketakutan.] "Kugila 'tuk gadis cantiiiiiiik."

Lori: "Jangan takut, Lola."

Lincoln: [Melalui obrolan video] "Ingatlah; tatapan ke depan, angkat dagu, kepalkan tangan."

Pembawa Acara: "Mari temui para kontestan kita." [Lola bergegas di atas panggung untuk bergabung dengan yang lain.] "Bersorak 'tuk gadis cantiiiiiik." [Para hadirin memberi tepuk tangan. Kemudian di kontes.] "Lola Loud dan tarian pitanya." [Memberi Lola panggung. Lola memutar pitanya dan melakukan seperti tidak ada apa-apa.]

Lincoln: "Seolah dia menyatu dengan pitanya."

Lori: "Benar sekali."

Kemudian, waktunya untuk wawancara.

Lola: "Walaupun aku sangat menyukai tiara berkilau, tapi menurutku, aksesoris terpenting bagi seorang gadis adalah otaknya."

Para hadirin menyukai Lola.

Lincoln: "Ya."

Lori: "Bagus sekali."


Kontes hampir selesai.

Pembawa Acara: "Para hadirin, hasilnya sudah masuk. Mari tampilkan semua gadis cantiiiiknya. [Mengatakan gadis-gadis cantik muncul di panggung, bergandengan tangan, dan penonton bersorak.] "Juara ketiga Kontes Kecantikan Michigan Tenggara adalah... Claudette. [Claudette merasa terhormat dan melangkah maju, gadis-gadis lain, dan Lola, bertepuk tangan untuknya, dan bergabung kembali dengan tangan ketika pembawa melanjutkan.] "Juara kedua adalaaaahhhhhhhh... Jackie. [Jackie melakukan apa yang Claudette lakukan.]

Lola: [Kepada diri sendiri] "Astaga, tersisa satu, aku bisa menang, aku masih bisa-"

Pembawa Acara: "Dan Kontes Kecantikan Michigan Tenggara berikutnya adalaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhh... [Lola mendapatkan kepercayaan diri] "Chinah." [Lola sekarang kecewa. Chinah naik dan menerima mahkotanya.] "Dia Gadis Cantik Michigan Tenggara."

Lola masih terpukul bahwa dia kalah, tetapi tepuk tangan. Dia kemudian melihat ke pendampingnya dan pelatihnya.

Lori: "Lols," [bersekutu dengan Lincoln] "Kau benar-benar hebat, Lola."

Lincoln: "Luar biasa."

Lola: [Merasa jauh lebih baik] "Selamat untukmu, Chinah."

Para hadirin memberi tepuk tangan. Kontes selesai, Lola meluncur ke Lori dan memberinya pelukan besar.

Lori: "Ahh, kau luar biasa, dik."

Lincoln: "Karya terbaikmu sejak Kontes Kecantikan Masakan Campuran musim gugur lalu."

Lola: "Terima kasih kakak, kau benar, Lori. Walaupun aku ka-, ka-." [Menghela napas, tahu dia tidak bisa mengatakannya, dan kemudian tersenyum.] "tidak menang," [mata berkedut] "Aku senang aku melakukannya."

Jackie: "Kerja bagus, Lola, kami harus waspada denganmu tahun depan." [Dengan santai pergi]

Lincoln: "Bicara soal tahun depan, Lola, kita tambahkan gerakan berguling untuk tari pitamu, aku-" [Lori mematikan ponselnya saat Lincoln masih berbicara.]

Lori: "Sampai jumpa, Lincoln. Sekarang ayolah, kau dan aku akan ke spa untuk perawatan yang layak. Tapi saranku, jangan minta dipijat Greg."


L - B - S Transkrip episode The Loud House
Community content is available under CC-BY-SA unless otherwise noted.